Renovasi rumah bertahap (Tahap 1)

Tahun lalu kami mendapatkan pekerjaan merenovasi sebuah rumah untuk keluarga mungil berjumlah 4 orang. Sepasang suami istri yang berbahagia dengan seorang anak balita dan bayi yang baru lahir. Permintaannya sederhana, meluaskan kamar utama, menambah sebuah kamar tidur dan kamar mandi serta mengecor dak untuk persiapan meluaskan bangunan menjadi 2 lantai nantinya. Berikut adalah gambar denah awal dan denah akhirnya beserta dengan ukurannya.

denah awal

denah awal

denah akhir

denah akhir

Pengerjaannya sendiri memakan waktu hampir 6 bulan, dari mulai bongkar sampai selesai finishing. Semestinya bisa selesai lebih cepat dari itu, karena terpotong libur Lebaran. Dan inilah hasilnya sesudah rumah siap kembali ditempati.

tampak depan

tampak depan rumah setelah dicat ulang

dak beton garasi

dak beton garasi yang sudah rapi kembali

tangga dari batu teplek dan konblok berlubang untuk halaman depan

tangga dari batu teplek
dan konblok berlubang untuk halaman depan

ruang tamu dan ruang keluarga sebelum disekat

ruang tamu dan ruang keluarga sebelum disekat

ruang tamu dan keluarga arah keluar

ruang tamu dan keluarga arah keluar

ruang makan arah kamar mandi

ruang makan arah kamar mandi

dapur dan tangga menuju jemuran

dapur dan tangga menuju jemuran

meja dapur dengan aksen mosaik

meja dapur dengan aksen mosaik

tangga dengan ruang penyimpanan sebelah kanannya

tangga dengan ruang penyimpanan sebelah kanannya

pintu menuju dak atas

pintu menuju dak atas

dapur dari arah atas tangga

dapur dari arah atas tangga

bagian atas dapur yang menjadi void dan ventilasi

bagian atas dapur yang menjadi void dan ventilasi

keramik lantai kamar mandi

keramik lantai kamar mandi

keramik dinding kamar mandi

keramik dinding kamar mandi

kamar tidur tamu

kamar tidur tamu

kamar tidur utama arah depan

kamar tidur utama arah depan

kamar tidur utama arah belakang

kamar tidur utama arah belakang

Nantikan lanjutannya setelah rumah direnovasi kembali untuk area lantai 2-nya…

4 thoughts on “Renovasi rumah bertahap (Tahap 1)

  1. Britanto Dani Wicaksono says:

    Halo,

    Saya mau nanya. Maaf ga berhubungan dengan keramik. Itu pemasangan slim cooker hood-nya gimana ya kok bisa menggantung seperti di gambar dapur? Saya habis membeli slim hood dan tidak punya kabinet untuk ditempeli hood tersebut. Jadi saya tertarik untuk memasangnya secara menggantung seperti digambar tersebut. Terima kasih sebelumnya

    Salam,

    Dani

    • Jumpin Jack says:

      Jenis cooker hood Bapak apakah sama dengan yang di foto kami? Apabila sama maka cara menggantungnya dengan di sekrup k tembok langsung dan penutup saluran udara yang stainless itu di sekrup dan jepit ke plafon. Untuk cooker hood ini memang tipe yang tidak perlu dipasang ke kabinet.

    • Jumpin Jack says:

      Untuk 2 tahun lalu, biayanya sekitar 170 juta. Untuk tahun ini, biayanya bisa sekitar 200jt karena adanya kenaikan harga material dan jasa. Terima kasih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s