Cara mengganti keramik tangga

Halo para Pembaca, apa kabar?
Karena sibuk di proyek, blog-nya jadi lama tidak di-update. Tapi ilmunya jadi bertambah nih, kali ini kami ingin membagi tips tentang cara mengganti keramik di bagian tangga.

1. Bongkar semua keramik di tangga, bisa dimulai dari bagian bawah ke atas, bisa juga dari atas lalu ke bawah. Mulai dari tengah pun sah-sah saja, tetapi saran kami lebih baik membongkar dari bawah lalu ke atas. Alasannya adalah agar puing atau hasil bongkarannya tidak menutupi keramik lain yang akan dibongkar. Bila Anda membongkar dari atas, maka puingnya akan jatuh ke bawah dan menutupi anak tangga selanjutnya yang akan dibongkar sehingga setiap akan membongkar harus membersihkan puing dulu atau menggesernya. Jangan lupa melindungi pegangan kayu tangga dari pecahan keramik dan adukan dengan karton atau plastik bekas seperti pada gambar.

Keramik tangga sebelum dibongkar.
Bongkar keramik tangga dari bagian paling bawah.
Lindungi pegangan tangga dengan kardus bekas seperti ini.

2. Buang juga sisa adukan semen lamanya, sehingga hanya menyisakan cor beton saja. Dengan demikian, kita bisa tahu asal mula ukuran tangganya dan bisa membagi atau memperbaiki ukurannya bila kurang sesuai (karena dalam hal ini kami merenovasi, maka kami hanya memperbaiki yang sudah ada). Ukuran yang baik dan ergonomis adalah 25-30cm untuk pijakannya dan 15-20cm untuk tingginya. Cara yang paling baik untuk membagi ketinggian anak tangga adalah dengan mengukur keseluruhan tinggi tangga. Jika ada bordes atau lantai jeda antar tangga, maka ukurlah ketinggian tangga dari lantai atas sampai ke bordes dan dari bagian bordes ke lantai bawah. Kemudian bagilah tingginya dengan jumlah anak tangga yang ada.

Misalnya tinggi tangga dari lantai atas sampai ke bordes adalah 1.8 meter dan jumlah anak tangga yang sudah ada adalah 10, maka ketinggian anak tangganya adalah 180 cm : 10 = 18 cm.
Jika ada anak tangga yang tingginya tidak mencapai 18 cm maka bisa ditambahkan semen sampai tingginya sesuai.

Bongkar pula adukan semen dibawah keramiknya.
Keramik dan adukan yang menempel jadi satu.
Satu anak tangga yang sudah selesai di bongkar.

3. Jangan lupa menentukan as pertama untuk tangga dengan cara mengukur lebar tangga di bagian paling atas dan bordes agar tahu apakah temboknya miring atau tidak, lalu pilih salah satu tembok sebagai acuannya. Jadi apabila memang temboknya miring maka hanya akan terlihat di salah satu sisi tangga saja, bukan di kedua sisinya. Hal ini agar tidak menyulitkan proses pemasangan dan kerapihan hasilnya nanti.

Tangga bagian bawah yang sudah selesai dibongkar.
Tangga bagian atas yang sudah selesai dibongkar.

4. Pertama kali yang dipasang adalah bagian yang tinggi atau penampang, dari posisi paling atas kemudian turun ke bawah. Biasanya granit penampang ini dipotong lebih besar dibandingkan tinggi yang diperlukan sehingga sebagian dari granit tersebut akan terkubur dibawah. Contoh, bila tinggi tangganya 17cm ato 18cm maka ukuran potongannya 20cm. Setelah terpasang dicek dengan waterpass posisi sikunya, apakah sudah tegak lurus atau belum. Cara pemasangannya kurang lebih sama dengan memasang dinding hanya saja untuk bagian penampang harus diberikan semen kering dibagian atasnya agar bila diketuk-ketuk adukannya tidak turun ke bawah dan menjadi kopong pada bagian atasnya.  Hal ini yang sering menyebabkan keramik pecah di ujung tangga bila terbentur benda yang berat. Cek kembali ujung granit tersebut, apakah sudah sejajar dengan granit di atasnya dan lebar natnya sudah sesuai atau belum. Lalu tahan dengan paku atau batu agar posisisnya tidak turun lagi, biarkan untuk beberapa saat sebelum memasang bagian pijakannya agar semen sudah cukup kering dan posisis granit tidak berubah lagi.

Berikan adukan semen pada keramik penampang.
Lalu ratakan dengan baik.
Setelah dipasang, cek dengan menggunakan waterpass.
Atur kembali posisinya bila belum pas.
Beri paku beton pada bagian bawahnya agak keramik tidak bergeser kembali ke bawah.
Pertemuan antara keramik pijakan dan keramik penampang.
Penanda waterpass ketika keramik sudah terpasang tegak lurus.

5. Untuk pemasangan bagian pijakan hampir sama dengan memasang bagian lantai. Pastikan semua potongan granit sudah siku, kali ini kami menggunakan step nosing hasil pesanan dari pabrik berukuran 30x60cm. Pada pemasangan tangga kami tidak memakai sistem tarik benang, jadi pemasangan kermaik yang pertama sangat menentukan disini. Setiap pemasangan granit diukur jaraknya kepada tembok acuan, karena kami mengambil satu granit utuh ditengah maka harus selalu dicek jaraknya setiap memasang anak tangga. Ukuran lebar tangganya adalah 1 m jadi potongan di kedua sisi tangga adalah 20 cm. Bila ingin mengikuti tinggi ukuran tangga yang sebelumnya bisa dengan cara seperti gambar diatas.  Dengan menggunakan waterpass mengecek ketinggian granit baru yang terpasang dengan kaki pegangan kayu tangga, usahakan berada 1mm dibawahnya. Setiap memasang granit sisakan jarak kurang lebih 0,5 mm lebih tinggi dari ukuran yang di inginkan, karena adukan semen masih basah maka akan sedikit menyusut bila kering jadi ini untuk mengantisipasi hal tersebut.

6. Setiap habis memasang beberapa anak tangga jangan lupa langsung membersihkan permukaan granit terutama bagian natnya.  Agar tidak ada semen yang tersisa disana, gunakanlah sikat dan sedikit air sabun. Lalu dilap sesudahnya. hal ini agar nat bisa diaplikasikan dengan baik dan tidak ada warna yang berbeda karena sisa-sisa semen.

7. Untuk bagian pinggirannya, harus dipotong sesuai ukurannya. Dan usahakan bagian yang dipotong ada dibagian sisi sehingga tidak terlihat bagian yang gumpil atau jeleknya karena hasil potongan. Karena kaki pegangan kayu tangga ini di lem ke keramik yang lama sehingga sulit dibersihkan maka kami lepaskan terlebih dulu semua pegangan tangganya ketika hendak memasang keramik sisi tangga. Setelah terpasang Anda mesti memanggil tukang kayu untuk memperbaiki pegangan tangga tersebut, mungkin diganti kaki nya dengan yang baru dan di setel ulang posisi dan ketinggiannya.

8. Berikan nat dan berhati-hati ketika mengaplikasikannya dibagian yang digurat seperti pada gambar. Karena permukaan granit dibagian ini sudah digurat atau dilukai agar tidak licin maka bila nat tidak segera dibersihkan akan meninggalkan sedikit bekas disana.

Setelah semua penjelasan yang telah kami berikan di atas Anda bisa melihat hasilnya dibawah ini, gmabar sebelum dan sesudahnya…silakan dilihat.  Terima kasih sudah mau mampir ke blog kami.

2 thoughts on “Cara mengganti keramik tangga

    • Jumpin Jack says:

      Untuk area tangga cara pemasangannya lebih sulit dan banyak potongan sehingga waktu yang diperlukan lebih lama. Untuk asumsi waktu pengerjaan bisa antara 1-3 minggu tergantung bentuk tangga dan kondisi dilapangan. Terima kasih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s