Fasade rumah Anda

Halo pembaca semua, tema kali ini kami hendak membahas bagian depan rumah yaitu Fasade.  Semoga artikel ini memberikan pengetahuan tambahan bagi pembaca sekalian… 

Fasade atau penampang rumah adalah bagian pertama yang terlihat dari luar, baik oleh mereka yang cuma sekedar lewat di depan rumah ataupun oleh tamu yang datang ke rumah. Dalam hal ini fasade memainkan peranan penting sebagai kesan pertama yang ingin ditampilkan oleh si pemilik rumah tentang kepribadian atau cita rasa/selera mereka.  Seperti halnya kata-kata pembuka pada saat perkenalan, fasade dapat menggambarkan sifat si pemilik rumah, atau menceritakan kira-kira bagaimana tampilan di bagian dalam rumah. 
Pemilihan material untuk menghias fasade jumlahnya beragam, bisa dari cat, keramik, granit, kayu dan batu alam.  Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan dan disini kami akan memberikan bahasan lengkap mengenai karakteristik masing-masing material menurut sudut pandang kami.
 
Fasade dengan cat tembok

 Yang pertama adalah cat, kelebihan dari cat adalah kemudahan dalam pengaplikasiannya bila di bandingkan dengan material lainnya.  Cat pun mudah dari segi perawatan karena pada jaman sekarang banyak jenis cat tembok (mengandung sedikit minyak) yang mudah dibersihkan apabila terkena kotoran dan noda.  Dan jenisnya pun makin beragam untuk bagian eksterior, seperti cat anti bocor yang sudah mengandung warna, cat yang dapat menjaga panas matahari agar tidak masuk ke dalam rumah, cat dengan colourguard sehingga warnanya tidak cepat pudar.  Bila Anda bosan dengan warna rumah Anda, Anda tinggal menggantinya dengan warna yang baru.

Kekurangan dari cat adalah masa pakainya lebih rendah dibanding material lainnya, bila kualitas pengerjaannya rendah maka cat menjadi gamapng mengelupas atau malah warnanya pudar dan belang.
  
Fasade dengan keramik

Kedua adalah keramik dan granit, kelebihannya adalah daya tahannya yang cukup kuat terhadap gesekan, matahari dan cuaca.  Mudah pula dalam perawatannya dan tahan terhadap kotoran.  Banyak motif-motif keramik dan granit jaman sekarang yang dibuat menyerupai batu alam, dengan berbagai macam ukuran sehingga memudahkan para desainer atau arsitek dalam mengeksplorasi ide mereka.

Kekurangannya adalah sebaik apapun motif dan tekturnya tetap tidak bisa persis dengan batu alam atau kayu, dikarenakan oleh “window frame” (pinggiran sisi keramik yang tidak tercetak motifnya/tidah ada warna) pada sebagian motif.  Belum lagi dengan ketebalannya yang tidak bisa di pasang maju mundur seperti pada batu alam. Pengerjaan yang kurang baik pun akan berpengaruh ke penampilan, misalnya nat keramik (jarak antar keramik/granit) yang tidak rapi alias besar kecil atau bahkan timbul tenggelam atau tidak rata. Bila bosan dengan tampilannya, proses menggantinya lebih sulit bila dibandingkan dengan material cat. 
Fasade dengan kayu

Material ketiga adalah kayu, kelebihannya adalah gaya natural yang ditampilkannya, bobotnya yang ringan serta bisa diwarnai sesuai dengan tema rumah tersebut. Masing-masing jenis kayu memiliki karakteristik dan teksturnya tersendiri, jadi bisa disesuaikan dengan tema rumah Anda atau alokasi dana Anda. 

Kekurangannya kayu adalah, ada beberapa jenis kayu yang kuat terhadap cuaca tetapi mahal harganya.  Ada juga yang selalu basah atau mengeluarkan getah, belum lagi mereka tidak tahan rayap.  Dalam perawatannya agak sulit karena warna atau lapisan pelindungnya harus selalu di perbaharui setiap 6-12 bulan sekali.
Fasade dengan batu alam & ukiran

Material terakhir adalah batu alam, kelebihannya banyak jenis batu dan warna yang bisa diaplikasikan.  Tampilannya kokoh tetapi natural, penempatannya bisa dibuat sekreatif mungkin.  Banyak batu yang bisa dibuat ukiran sehingga semakin menarik, seperti ukiran untuk di dinding maupun sebagai lampion/lampu taman.

Kekurangannya adalah dalam segi perawatan dan pemasangannya. Untuk beberapa jenis batu alam bila terkena semen atau noda akan sulit untuk dibersihkan (harus menggunakan sikat atau sikat kawat). Setiap 6-12 bulan sekali harus selalu diberi lapisan pelindung agar warnanya tetap terjaga dan permukaannya tidak berlumut.  Pemasangannya pun harus baik agar suatu saat tidak terlepas dari tembok atau lantai.
Pada akhirnya semua material yang telah dibahas di atas adalah baik adanya. Tergantung kepada si pemilik rumah untuk menghias fasade rumah mereka sesuai dengan kepribadian dan selera mereka terlebih lagi mungkin dengan alokasi dana mereka. Kesemua material itu pun dapat dipadu padankan dalam pengaplikasiannya tergantung kepada kreatifitas desainer, arsitek atau pemilik rumah itu sendiri.
Sekarang setelah Anda tahu baik kelebihan dan kekurangan dari material yang ada, mungkin akan lebih mudah bagi pembaca sekalian untuk memutuskan material mana yang akan di pakai untuk menghias fasade rumah Anda. Jangan lupa alokasi dana untuk sisi perawatan juga merupakan aspek yang penting. Tentunya Anda tidak mau setelah 1-2 tahun fasade rumah Anda terlihat kotor dan tidak terawat bukan…..Salam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s