Cara pasang keramik lantai kamar mandi dengan posisi diagonal

Salam jumpa lagi pembaca semua.
Bagaimana kabarnya setelah sekian lama? Semoga semuanya baik-baik saja dan lancar selalu.
Kali ini kami ingin membagikan pengetahuan kami mengenai “Cara pasang keramik lantai kamar mandi dengan posisi diagonal”. Hal ini biasanya kami lakukan apabila memang tidak ada ukuran keramik lantai yang sesuai dengan dindingnya, sehingga nat dinding dan nat lantainya tidak bisa sejajar/bertemu. Cara pemasangan seperti ini juga bisa untuk variasi agar tidak terlalu monoton.
Dalam kasus ini, klien kami ingin motif keramik lantai yang agak kasar sehingga tidak licin tetapi warnanya menyesuaikan dengan keramik dindingnya yang lama. Kami menemukan keramik lantai yang sesuai dengan kriteria yang diberikan tetapi ukurannya 33×33 cm sedangkan keramik dindingnya berukuran 20×25 dipasangan dengan posisi vertikal/berdiri. Dan inilah solusi dari kami, silakan disimak langkah-langkah kerjanya.
  1. Carilah 2 tembok yang siku untuk awal permulaan menarik benang acuan.
Contoh tembok yang tidak siku
Bagaimana cara mengetahui tembok tersebut siku atau tidak? Caranya mudah sekali, cukup dengan menempelkan selembar keramik di sudut tembok seperti pada gambar diatas. Apabila ada jarak antara keduanya itu artinya tembok tidak siku.
tali acuan yang posisinya mesti sejajar dan siku

 

close up posisi benang acuan untuk ketinggian keramik
Bila tidak ada tembok yang benar-benar siku maka benang harus tetap siku. Dan perbedaannya jaraknya bisa dibagi dua agar hasilnya tidak terlalu mencolok. Atau bisa juga dibuang ke sudut yang akan ditutupi dengan barang besar seperti kloset, bathtub, bak mandi agar tidak terlalu kelihatan. Dalam kasus kali ini, karena mengganti keramik lantainya saja jadi harus mengikuti AS dinding sebagai permulaan menarik benang.
 

  1. Ukurlah bagian tengah keramik dengan posisi diagonal sebagai acuan pemasangan. 
paku untuk benang acuan pasang keramik
 
benang di garis tengah keramik
Ambil garis tengah keramik dengan posisi diagonal seperti pada gambar.Benang ini gunanya agar keramik yang dipasang posisinya sejajar dan tingginya sama.
  1. Pasanglah keramik yang utuh terlebih dahulu.
pasang keramik
Awal pemasangan, usahakan memasang keramik yang utuh. Karena posisi pembuangan air yang sudah terletak di situ maka kami mau tidak mau harus memotong keramik acuan kami.
  1. Kemudian pasang keramik yang dipotong untuk bagian sisi temboknya.
pasang keramik potongan rapat ke dinding
Setelah keramik utuh terpasang 1-2 buah, langsung potong keramik yang rapat di dinding. Caranya, langsung dibagi 2 secara diagonal dan dipasang.  Gunanya agar bila ada kesalahan posisi dalam pemasangan (dalam hal ini miring atau kurang sejajar) maka bisa langsung ketahuan dan bisa langsung diperbaiki.
  1. Agar posisi keramik yang dipasang rata maka diperlukan satu benang acuan lagi dengan posisi yang miring atau sejajar dengan sisi keramik.
paku untuk benang acuan agar sisi keramik yang miring rata/sejajar
posisi benang dalam pemasangan keramik diagonal
Setiap memasang baris baru keramik maka benang ini juga dipindah. Memang untuk pemasangan dengan cara diagonal lebih sulit dengan cara biasa/sejajar dan butuh acuan lebih banyak agar hasilnya maksimal.
  1. Jangan lupa untuk selalu mengecek ketinggian keramik setiap habis dipasang.
1. sendok semen, 2. meteran, 3. palu, 4. benang, 5. semen kering, 6. paku beton 12cm, 7. waterpass
Dengan waterpass bisa diketahui tinggi dari masing-masing keramik yang terpasang dengan yang sebelumnya.  Karena ini lantai kamar mandi maka harus dibuat agak miring ke arah lubang pembuangan, agar air tidak menggenang bila kamar mandi itu digunakan atau dibersihkan.
Dan hasil akhirnya adalah seperti ini :
foto dengan blitz
foto tanpa blitz
Untuk pemasangan dengan cara diagonal usahakan melebihkan jumlah keramik yang dipakai untuk spare/cadangan.  Karena cara ini lebih sulit dan bila ada kesalahan dalam pemotongan atau memang ukurannya tanggung maka keramik sisa atau buangannya yang tidak terpakai akan banyak.
Sekian penjelasan dari kami mengenai langkah-langkah dalam memasang keramik dengan posisi diagonal, semoga menambah pengetahuan Anda mengenai keramik. Terima kasih dan salam sukses selalu.
About these ads

11 thoughts on “Cara pasang keramik lantai kamar mandi dengan posisi diagonal

  1. wow…Bagus tipsnya. kl untuk pasang keramik lantai setelag adukan semen campur pasir, perlu ga pake adukan semen murni tanpa pasir seperti pasang keramik dinding? thanks..

  2. Bisa iya, bisa tidak. Tergantung dari kebutuhannya dan besar ukuran keramiknya.

    Karena biasanya pemberian lapisan semen murni berfungsi agar adukan lebih cepat kering dan keramik menempel lebih kuat.

    Di proyek yang biasa kami tangani, kami hanya menaburkan semen kering ke atas adukan sebelum keramik dipasang, hasilnya sudah bagus.

    Terima kasih atas komentar dan pertanyaannya.

  3. Terima kasi ats imponya,begini saya perna melihat seseorang memasang keramik(lantai kedua)dan saya lihat sebelum pasangi keramik terlebih dahulu dilapisi pasir -/+ 5 cm,jadi yg ingin say tau disini,manakah sebenarnya yg lebi baik,jika langsung campuran dg yg di lapisi pasir.Kemudian apakah lapisan pasir tersebut meman mempunyai pungsi.,,,,sebelumnya saya ucapkan terimakasi

    • Jumpin Jack says:

      Sejauh pengetahuan saya dilapangan, lebih baik diberi pasir jika memasang keramik atau granit di lantai atas.

      Fungsi dari lapisan pasir tersebut supaya tidak boros semen dan berfungsi untuk meredam pergerakan struktur bangunan agar keramik tidak gampang pecah atau retak sehingga nantinya dapat mengurangi risiko terjadinya popping (Banyak kasus popping atau keramik yang meledak di lantai 2 terjadi karena kondisi beton yang kering atau adanya udara yang terjebak di bawah keramik).

  4. Makasih mas atas info dan tips yang sangat bermanfa’at tu… mas, saya tukang bangunan baru… saya sering masang keramik lantai yang mana bentuk keramiknya tidak sama… ada yang besar ada juga yang kecil (perbedannya kira kira 2mm)… jadi dalam pemasangannya natnya gak sama lurus… gimana cara ngatasin hal yang demikian…?

    • Jumpin Jack says:

      Semestinya bila menggunakan keramik merek yang bagus dan KW1, hal ini bisa diminimalisir. Bisa juga dengan cara memilah-milah atau mengelompokan keramik sesuai dengan besarnya (memang merepotkan sih, terlebih bila dalam jumlah banyak).

      Atau pada saat pemasangannya natnya dibuat sedikit besar sehingga perbedaanya tidak telalu terlihat.

      Cara lainnya adalah memberikan nat dengan warna yang hampir mirip atau mendekati warna keramik tersebut, sehingga tebal tipisnya nat akibat perbedaan besar keramik tidak terlalu kentara.

      Semoga tips ini membantu…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s