Penampilan teras rumah Anda

Bahasan kali ini masih menyangkut bagian depan rumah yaitu teras rumah, yang notabene merupakan tempat pertama untuk menyambut tamu dan handai tolan sebelum masuk ke dalam rumah Anda. 
Berbagai fungi teras lainnya adalah bisa menjadi tempat Anda dan keluarga meluangkan waktu di sore hari untuk berkumpul atau sekedar melepas rasa penat setelah melakukan aktivitas seharian.  Bisa juga sebagai bagian perpindahan antara taman atau bagian depan rumah Anda dengan bagian dalam rumah. 
Teras yang baik adalah teras yang dapat memberikan kenyamanan dan rasa yang berbeda antara bagian dalam dan luar rumah, tetapi pada hakikatnya harus ada benang merah yang masih saling mehubungkan satu dan lainnya. Bisa dari furnitur yang digunakan atau mungkin dari hiasan/ornamennya. 

Kami akan mencoba memberikan beberapa tips mengenai teras rumah Anda :   

Untuk penutup lantai teras. Bila Anda menggunakan marmer, keramik atau granit usahakan agar ukurannya lebih kecil dibandingkan ukuran marmer, keramik atau granit yang digunakan di dalam rumah. Maksimal ukurannya sama dengan yang digunakan pada bagian dalam rumah. Hal itu agar tidak membuat bagian dalam rumah terasa lebih sempit dibandingkan bagian luar rumah. Serta dalam pemilihan warna dan corak, pada umumnya bagian teras menggunakan marmer, keramik atau granit dengan tekstur yang agak kasar dan berwarna agak gelap.

Kenapa? Karena bagian teras rumah tidak ada penyekat dengan seperti pintu atau tembok sehingga debu dan kotoran tidak dapat dihindari. Serta bagian teras pun langsung terpapar oleh sinar matahari sehingga akan menyilaukan mata bagi orang yang di luar atau di dalam rumah. Terlebih lagi bila pantulannya masuk ke dalam rumah akan membuat udara di dalam rumah tersebut terasa panas. Belum lagi ketika hujan angin datang, yang biasanya membuat teras menjadi kotor oleh cipratan tanah dan basah.  

Dengan penggunaan keramik atau granit berwarna gelap dan bertekstur agak kasar dapat membantu mengatasi masalah ini (Usahakan jangan yang terlalu kasar karena akan sulit dibersihkan/di pel nantinya). Sehingga Anda tidak perlu terlalu sering membersihkan bagian teras ini setiap saat, kecuali jika rumah Anda terletak di pinggir jalan besar yang sering dilalui kendaraan, itu lain lagi ceritanya.  Karena jumlah kotoran atau debu yang beterbangan lebih banyak bila dibandingkan dengan rumah yang letaknya agak jauh dari jalan raya.


Untuk furnitur yang digunakan, usahakan agar furnitur Anda tidak terpapar langsung oleh sinar matahari dan terkena cipratan air hujan.  Hal tersebut akan memperpendek usia pemakaian furnitur Anda apapun materialnya, baik kayu, metal atau plastik.  Walaupun mungkin furnitur teras rumah Anda jarang dipakai karena mungkin jarang tamu yang datang ataupun Anda jarang meluangkan waktu disana, ada baiknya perawatannya tetap diperhatikan. Minimal 2-3 hari sekali di bersihkan atau di lap, dan untuk material kayu dan metal minimal 6-9 bulan sekali di “coating” ulang atau di cat kembali agar terjaga kondisinya.

Untuk ornamen atau hiasan, bisa menggunakan pot bunga, guci dan lainnya. Yang ahrus diperhatikan adalah, usahakan agar ornamen Anda tidak dapat menampung air. Karena bisa saja tanpa Anda sadari ornamen Anda tersiram air hujan dan menjadi tempat berkembangnya nyamuk. Untuk pot tanaman, perhatikan bahwa air dan kotorannya tidak menetes ke lantai, karena setelah beberapa waktu akan meninggalkan noda yang sulit dibersihkan.

Semoga artikel kali ini pun berguna bagi pembaca sekalian, selamat menghias teras Anda…..Salam.    

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s